WELCOME TO HELP ME TOGETHER
Life is learning without stopping. Every day, at any time, and every time, if we study more, always become a moment of learning, either the form of obstruction, obstacles, challenges or any varieties of event that we faced. If you can think with a wise manner, then there is always a positive side that we can take as part of the learning process.
So, there is no mistake, if people say that the experience is the best teacher. However, everything must be returned to the individual who trough it. If there is no process of an evaluation and improvement actions, the learning will not be any maximum. The presence of experience will give the new value if we could think with positive perspective and mindset.
With the learning process and experience that we have trough, we will be taken to realized that people born with limitations. Top of this, we think that to have any more strength we need togetherness. To achieve this togetherness we (Kadek Putrawan, Kadek nuartana, Brahma Dipa, and next will be you) agreed to unite the mind to form a foundation with the name “Help Me Together.”
Help Me Together have an aims as mediators for the philanthropist who want to help the general public under the poverty, through togetherness.
The past is not ours anymore, the present is grace period, and because of it let us the generous achieve gratitude grace on us to help our brothers who is less capable. Life will have meaning if we can do something meaningful for other people.
SELAMAT DATANG DI HELP ME TOGETHER
Hidup adalah pembelajaran tanpa henti. Setiap hari, setiap saat, dan setiap waktu, jika kita telaah lebih jauh, selalu menjadi momen pembelajaran. Baik itu berupa halangan, rintangan, tantangan, atau berbagai kejadian apa pun yang kita temui. Jika bisa disikapi dengan cara yang bijak, maka selalu ada sisi positif yang bisa kita ambil sebagai bagian proses belajar.
Maka, tak salah, jika orang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Namun, semua itu harus dikembalikan kepada individu yang menjalaninya. Jika tak ada proses evaluasi dan tindakan perbaikan, pembelajaran yang didapatkan pun tak akan maksimal. Hadirnya pengalaman, baru akan bernilai jika kita bisa memaknainya dengan sudut pandang dan mindset positif.
Dengan proses pembelajaran dan pengalaman yang telah kami lalui, kami disadarkan bahwa manusia dilahirkan dengan keterbatasan. Atas kesadaran ini kami berfikir bahwa untuk lebih mempunyai kekuatan kita perlu kebersamaan. Untuk mewujudkan kebersamaan ini maka kami (Kadek Putrawan, kadek nuartana, Brahma Dipa, selanjutnya Anda) sepakat menyatukan fikiran untuk membentuk sebuah yayasan dengan nama “Help Me Together“.
Help Me Together bertujuan sebagai mediator bagi para dermawan yang ingin membantu masyarakat umum yang berada dibawah garis kemisikinan , melalui kebersamaan.
Masa lalu adalah bukan milik kita lagi, masa sekarang adalah anugrah karena itu marilah kita para dermawan wujudkan rasa syukur kita atas anugrah ini dengan membantu saudara - saudara kita yang kurang mampu. Hidup akan terasa punya arti apabila kita bisa melakukan sesuatu yang berarti bagi orang lain.